Mode Shutter Speed Priority

Kop_09
  • page1. Intro-duksion |
  • page2. Memotret dengan Mode P – Program |
  • page3.Memotret dengan Mode S – Shutter Speed Priority|
  • page4. Memotret dengan Mode A – Aperture Priority |
  • page5. Memotret dengan Mode M – Full Manual |
  • .

    .

    Pada mode ini, kita mengatur setting ISO Speed, Shutter speed, dan Exposure value– Komputer dalam kamera akan menentukan nilai Aperture berdasarkan kombinasi nilai eV dan Shutter speed yang kita masukkan.

    Tentang Exposure value(eV)

    Tidak ada yang aneh dari parameter ini, makin ke kanan nilainya, makin terang gambarnya… sesimpel itu… menaikkan eV satu tingkat (dari 0 ke +1, atau dari +1 ke +2) disebut naik satu stop, dan jika sebaliknya disebut turun satu stop.

    Tentang ISO Speed

    Seperti yang telah dijelaskan di atas, ISO Speed adalah tingkat sensitivitas sensor terhadap cahaya yang jatuh di permukaannya. ISO Speed ditunjukkan dengan angka; biasanya ditulis

    ISO 64, ISO 80, ISO 100, ISO 200, ISO 400, ISO 800, ISO 1600, ISO 3200, dst.

    Makin tinggi nilai ISOnya, maka sensitivitas sensor digital terhadap cahaya makin tinggi, sehingga gambar semakin terang. Menaikkan ISO satu tingkat (misal dari ISO 100 ke ISO 200) disebut ‘menaikkan ISO satu stop’.

    Namun seiring meningkatnya nilai ISO, noise yang timbul juga semakin banyak. Oleh karena itu, utamakan meningkatkan nilai eV dulu, jika masih kurang terang, atau gambar menjadi shake atau tidak tajam, baru ‘terpaksa’ menaikkan nilai ISO.

    Tentang Shutter speed

    Seperti yang telah dijelaskan di atas, nilai shutter speed adalah lamanya sensor akan menerima cahaya dalam satuan detik. Tentu saja semakin lama sensor menerima cahaya, maka semakin teranglah gambar yang dihasilkan.

    Mode S atau Tv ini sangat berguna untuk mengatur efek pergerakan. Apakah teman-teman ingin menangkap ‘gerak’ dari sebuah benda, atau justru ingin melakukan freezing. Dengan mengatur lamanya sensor digital terpapar cahaya (shutter speed), kita bisa mendapatkan efek-efek :

    • Dengan mengatur shutter speed yang amat cepat- melakukan freezing:
    • Dengan mengatur shutter speed yang amat lambat –
      • mendapatkan efek pergerakan
      • Dramatisasi fotografis tertentu.

    Dalam mengatur shutter speed, tentulah harus diingat bahwa semakin cepat shutter speed, makin sedikit cahaya yang jatuh di sensor, makin gelap gambar yang dihasilkan. Begitu pula sebaliknya.

    Makanya, dalam menggunakan mode Tv untuk melakukan freezing (shutter speed cepat); untuk mengkompensasi sedikitnya cahaya yang jatuh pada sensor digital, kita harus meningkatkan nilai aperture (bukaan lebih lebar) melalui parameter eV, yaitu menggeser pointer pada parameter eV ke kanan; dan/atau menggunakan nilai ISO Speed yang lebih tinggi (sensitivitas sensor meningkat); dan/atau menyalakan lebih banyak lampu jika memotret indoor; memotret saat siang yang cerah jika outdoor.

    Untuk kamera D-SLR, menggunakan lensa dengan bukaan maksimal yg besar juga bisa membantu freezing ini.. Namun ini biasanya hanya perlu untuk freezing dengan kondisi pencahayaan sekitar yang redup saja..

    Sementara untuk memotret dengan shutter speed yang lambat memiliki tantangan mengenai mempertahankan kamera stabil selama periode eksposur, agar gambar yang dihasilkan tidak shake. Ini bisa diatasi dengan memakai tripod. Tantangan lainnya adalah mengatasi cahaya berlebihan yang jatuh pada sensor kamera karena waktu eksposur yang begitu lama. Ini dapat diatasi dengan menurunkan nilai aperture melaui parameter eV (geser pointer ke kiri); dan/atau memotretlah di saat subuh atau senja.

    Untuk kamera D-SLR, menggunakan filter ND juga dapat membantu. Filter ini berfungsi seperti kacamata hitam, mengurangi cahaya yang dapat jatuh ke sensor digital.

    Pola Berpikir pada mode S / Tv

    • Bidik dengan nilai eV nol (pointer tepat di tengah parameter), dan tentukanlah setting shutter speed yang teman-teman inginkan. Untuk freezing (misal) pertandingan sepak bola, acuan kasarnya saya selalu mempertahankan shutter speed di sekitar 1/500 detik. Untuk memotret orang/potrait model mulai dari jarak jauh hingga close up, saya pertahankan shutter speed di sekitar 1/80 – 1/160 detik. Makro serangga diam di 1/200 detik. Kalau lansekap tergantung pada kondisi pencahayaan sekitar.
    • Kemudian komputer dalam kamera akan menentukan nilai Aperture.
    • Jika gambar terlalu gelap/terang, atur lagi nilai eVnya. Lalu coba lagi.
    • Jika gambar masih kurang gelap/terang, sementara nilai eV sudah mentok di posisi paling kiri/kanan; atau nilai Aperture yang ditentukan komputer sudah tidak sesuai untuk pemotretan yang bersangkutan (lihat sekilas ancer-ancernya di pola berpikir dengan mode A) baru naik/turunkan nilai ISO Speed. Tentu selalu ingatlah dengan kompensasi: noise akan semakin terlihat pada ISO yang makin tinggi.

    Seiring semakin sering teman-teman memotret, hal ini akan menjadi kegiatan bawah sadar, bahkan nantinya teman-teman bisa langsung tahu setting yang tepat hanya dengan melihat kondisi cahaya dari suasana yang akan dipotret.

  • page1. Intro-duksion |
  • page2. Memotret dengan Mode P – Program |
  • page3.Memotret dengan Mode S – Shutter Speed Priority|
  • page4. Memotret dengan Mode A – Aperture Priority |
  • page5. Memotret dengan Mode M – Full Manual |
  • All text and images © Putra Munchana 2009

    Creative Commons License
    All Images & Words @ bligungtre.wordpress.com byPutra Munchana Anak Agung is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.


    2 Responses to “Mode Shutter Speed Priority”

    1. Hey, you have a great blog here! I’m definitely going to bookmark you! Thank you for your info.And this is
      **samsung pn50b650** blog. It pretty much covers ###Best HDTV## related stuff.

    2. Terimakasih gan, Lumayan membantu bagi pemula seperti saya🙂

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: